Slide Cahaya - Hati

Nurul Qolby 1234567 Slideshow: Nurul’s trip from Jakarta, Java, Indonesia to 3 cities , Bangladesh and Indonesia (near Benteng, Selayar Island) was created by TripAdvisor. See another Indonesia slideshow. Create a free slideshow with music from your travel photos.
http://tripwow.tripadvisor.com/tripwow/ta-009b-86da-4384

Minggu, 20 Maret 2011

Membantu Orang Kafir, Tinjauan Al-Wala wal Baro' (Loyalitas dan Anti Loyalitas).

Al Wala' atau al muwalatu
Artinya mencintai, menolong, mempercayai atau teman dekat. Al bara' atau al mu'adatu artinya menjauhi, membenci dan memusuhi. Al Wala' dan Al Bara' merupakan ajaran pokok dalam aqidah Islam. Menjadikan orang-orang kafir sebagai musuh (bara') dan menjadikan orang-orang mukmin sebagai kawan (wala') merupakan ciri orang beriman. Ketika sifat ini tidak ada, keimanan hilang dan seseorang telah keluar dari Islam alias murtad.
Rasulullah r bersabda :
" Ikatan iman yang paling kuat adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah." [HR. Ahmad dan Al Hakim, Silsilah Ahadits Shahihah no. 1728].
Syaikh Hamad bin 'Atiq dalam bukunya An Najatu wal Fikaku Min Muwalatil Murtadien wa Ahlil Isyrak mengatakan," Adapun perihal memusuhi orang-orang kafir dan musyrik, maka ketahuilah sesungguhnya Allah telah mewajibkan hal itu dan menekankan kewajiban ini dan Allah mengharamkan berwali kepada mereka dan menegaskan keharamannya. Sehingga dalam Kitabullah tidak ada hukum yang lebih banyak dalilnya dan lebih gamblang penjelasannya setelah wajibnya tauhid dan haramnya syirik melebihi masalah ini." [Nawaqidhul Iman al Qauliyah wal 'Amaliayah hal. 359]. Jadi, masalah terpenting setelah tauhid adalah wala' dan bara' ini.
HUKUM MEMBANTU ORANG KAFIR MELAWAN UMAT ISLAM
Hari ini, aqidah wala’ dan bara’ yang agung ini sudah banyak dilanggar umat Islam, baik secara sengaja maupun karena ketidak tahuan. Peristwa hari-hari ini bisa menjadi contoh paling kongkrit dan aktual.
Ketika AS dibantu sekutu-sekutunya melakukan invasi dan agresi militer ke Afghanistan, mestinya pemerintahan negara-negara berpenduduk muslim mengulurkan tangan membela Afghanistan. Namun kenyataannya, mereka justru mendukung invasi AS untuk mendapatkan keuntungan politis, ekonomi maupuan militer dari AS. Dukungan mereka berupa dukungan “memerangi teroris”, dukungan ide, logistik, pangkalan militer, pasukan reguler, tidak mengutuk, menolak pemutusan hubungan diplomasi dan lain sebagainya.
Padahal secara tegas presiden George W. Bush sendiri menyebut serangan ini sebagai Crusade, perang Salib. Artinya perang Kristen internasional melawan umat Islam. Dalam Islam, jihad Afghan yang diserang adalah jihad difa'i (jihad defensif) yang seluruh ulama sejak zaman dulu sampai hari kiamat nanti sepakat hukumnya fardhu 'ain bagi penduduk yang diserang seperti wajibnya sholat dan shoum Ramadhan. Bila penduduk Afghan belum mampu mengusir musuh, maka kewajiban mengusir musuh meluas terus mengenai penduduk negeri-negeri terdekat, begitu seterusnya sampai kewajiban mengusir musuh mengenai seluruh umat Islam di muka bumi, bila musuh tidak bisa diusir kecuali dengan keterlibatan seluruh umat Islam di muka bumi. [lihat Ad Difaa' An 'Aradhil Muslimin hal. 10-16, Ilhaq bil Qafilah hal. 35-37].
Sebagai bentuk wala' kepada kaum muslimin Afghanistan, seluruh umat Islam di muka bumi hari ini dituntut untuk membantu mereka sesuai dengan kemampuan yang disanggupinya. Lewat media masa yang menyuarakan pembelaan, dana kemanusiaan untuk kaum muhajirin, bantuan militer untuk mujahidin, tekanan kepada AS dan sekutunya lewat jalur diplomasi politik, boikot produk AS dan sekutunya serta berbagai bantuan yang mungkin lainnya.
Sebagai bentuk bara', umat Islam haram hukumnya memberi bantuan apapun kepada AS, Inggris, NATO dan sekutunya dalam menyerang Afghan. Karena itu, para ulama Islam internasional memfatwakan keharaman mendukung AS dan sekutunya dalam memerangi Afghanistan. Fatwa datang dari Syaikh Universitas Al Azhar, Dr. Muhammad Sayid Thanthawi dan mufti Mesir Dr.Faridh Washil, juga dari Majelis Ulama Pakistan, mufti Kuwait, mufti Qatar dan mufti Saudi Arabia. MUI dan puluhan ormas Islam juga ikut mengeluarkan pernyataan sikap mengutuk serangan AS dan sekutunya.
http://img402.imageshack.us/img402/1663/commentsfb.png
Buat Facebook Comment, klik disini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar